Place : rest room lantai 23
Activity : siap2 membasuh wajah
Tiba2 anak baru itu–sebut saja RY, mendatangi saya lalu bertanya,
“Restu, kalau gw mau pake kerudung gimana ya, boleh ngga ya?
Kira2 ada problem ga ya di kantor ini?”
Lah, kok nanya ke saya? Jadi bingung buat jawab pertanyaan RY. Kenapa? Karena saya tidak punya pengalaman dengan hal2 yg seperti ini sebelumnya.
Lalu RY nanya lagi, “Apa gw harus ijin sama atasan gw?
Apa gw harus nanya ke HRD juga?”
Wewww, emang sampai harus seheboh itu ya hanya karena punya niat baik untuk menutup aurat?
Ketika awal bekerja disini sempat telintas juga dalam pikiran saya tentang wearing-hijab-in-this-office. Sempat juga dengar rumor yang beredar soal diskriminasi. Mhh, selama saya bekerja disini rasa2nya saya belum pernah mendapatkan perlakuan yg tergolong aneh. Wajarlah kalau ada yg ngga suka sama kita karena satu dan lain hal di lingkungan kerja *i’m being sensitive mode on ^0^*, tapi kalau soal diskriminatif kayanya belum pernah tuh. So far seru2 aja kok kerja disini. Ngga ada yang aneh. Paling cape doang kalau kerjaannya lagi full LOL.
Mungkin saya tipe orang yang suka tidak peduli dengan pandangan miring dari orang lain, makanya (jika) ada hal diskriminatif seperti itu saya tidak terlalu ambil pusing. Yang penting saya bekerja dengan baik dan menunjukkan hasil pekerjaan yang cukup berkualitas (walau lebih banyak yg ga berkualitasnya hahahaha
)
Balik lagi ke RY, saya rasa ada alasan yang menyebabkan dia bertanya seperti itu. Salah satunya mengenai atasan. Ketiga atasan saya majemuk agamanya, sedangkan atasan RY homogen semua. Ditambah lagi hubungan mereka (yang saya lihat) kaku, benar2 sebatas hubungan antara atasan dengan bawahan. Berbeda dengan hubungan saya dengan ketiga atasan saya yang udah kaya rombongan arisan hahahaha
*Kalau teman saya baca postingan ini, dia pasti akan bilang “seharusnya kamu bersyukur” ^0^*
Oh iya, saya lalu menyarankan RY untuk bertanya lebih lanjut ke salah satu atasan saya Bu DT, yang juga memakai hijab. Setidaknya meminta suggestion baiknya bagaimana. Dan ternyata dia sudah pernah bertanya sebelumnya (nyolong start toh..)
Jawaban Bu DT cukup diplomatis. As long as dia menunjukkan performa kerja yg oke pasti ngga ada masalah. Pesan atasan saya cuma satu,
“Pakai kerudungnya harus rapi dan modis ya, kaya Restu gitu deh..”
(ouch,, saya dibilang modis, padahal mah… hahahaha
)
note. tidak ada maksud apapun dalam hati saya ketika menulis postingan ini. Hanya sekedar pengen cerita aja kok ![]()








lo, modis?? gw apa? :p
makanya, masa gw modis ?? hahahaha